rasa ini masih ada, masih tersimpan rapi d sebuah kotak bagian hati.
egoku berkerumun untuk menguburnya dan berjanji untuk
TIDAK MEBUKANYA LAGI
namun tetap serpihan-serpihan rasa ini selalu menang dan tidak terhempas sama sekali oleh kerumunan-kerumunan egoku .
sungguh aku tak dapat bertahan di bayang-bayang oase ini
aku masih terjaga dengan luka yang teramat perih, selalu aku berusaha mencari dan terus mencari obat yang dapat menyembuhkan luka ini, namun usahaku selalu beraakhir N.I.H.I.L .
hati selalu memberontak kenapa dulu aku biarkan DIA masuk kedalam separuh hari-hariku, hati, pikiranku yang pada akhirnya dia BERHASIL meracuni seluruh aliran darahku, sehingga aku tak dapat bangkit karna racun ini! aku bergumam lemah, memang ini semua SALAHKU, membiarkan ia masuk dan pergi dengan racun di darah ini ini.
hari ini tepat tujuh bulan setelah rasa yang ia tinggal pergi, namun rasa ini menyisakan racun-racun yang masih belum menyusut. keikhlasan belum bersedia untuk menjemput hatiku .
dibalik menyembulnya bulan jendela kecil kamarku, izinkan sujud dan doaku menyertainya .
biarlah kenangan ini beralih, tapi jangan hatinya yang beralih tuhan.
izinkan aku mengulang rasa ini sedetik saja .
Komentar
Posting Komentar